Rabu, 14 Oktober 2015

Pengertian IZZAH


Izzah merupakan kemuliaan, kehormatan, kekuatan; adalah mereka yang memiliki kekuatan, kemuliaan, dan semua itu bersumber pada Allah Rabbul ‘Alamiin. Hanya Allah pemilik sebenar-benarnya izzah, karena Allah itu Rabbul Izzati & Allah menamakan dirinya ‘Al-Aziz’ (Maha Mulia, Maha Perkasa). Izzah diberikan pada makhluk-Nya sesuai pendekatan pada Rabbnya, semakin dekat dengan Allah, maka makhluk tersebut semakin memiliki Izzah. Makhluk yg paling dekat dgn Allah adlh para Rasul kemudian Mu’minin. “Izzah itu milik Allah, RasulNya dan Mu’minin”. (63:8)
Kebanyakan manusia tdk mengetahui cara mencari izzah. Ada yg mncari lewat titel, kedudukannya, ada juga yang melalui harta kekayaan. Mereka silau terhadap gemerlapnya dunia dan seisinya lalu berlomba-lomba mencarinya. Sebagian kagum dengan budaya barat dan mengikuti’a. Sebab utama dari semua itu karena mereka lupa Allah, akibatnya menjadi lupa diri & lupa misi, kemudian akhirnya mereka tidak memiliki izzah. “Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa pada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa pada diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasiq”.(59 :19)
Sejarah telah membuktikan, izzah akan dmiliki jk ada pndekatan dengan Allah, menerima nilai yang datang dari Allah lalu memperjuangkan nilai itu. Umar ra: “Kami adalah kaum yang dimuliakan Allah dengan Islam dan kapan saja mncari izzah (kemuliaan) pada selain Islam maka Allah merendahkannya. Rasulullah SAW dan para sahabatnya jadi mulia dan berkuasa di bumi Allah karena izzah dengan Islam. Sains dan teknologi mereka ketinggalan dengan muslim sekarang, bangsa-bangsa seperti Romawi, Persia, dll. Tetapi kelebihan mereka hanya dengan Islam.
Tetapi jika kita melihat kenyataan muslin sekarang, keadaannya berbalik 180 derajat, mereka tidak memiliki kebanggaan sedikitpun dengan Islam. Mereka campakkan Islam, sebagai gantinya mereka ambil apa yang datang dari barat & timur, seperti buih terombang ambing di lautan, tidak memiliki izzah. Tidak adanya izzah bisa menjadi penyakit, obat yang bisa menyembuhkan adalah Al Qur’an, ia merupakan Syifa’ bagi manusia pada umumnya dan muslim khususnya.
Izzah sebagai manusia: Allah mnciptakan manusia sebagai makhluk yang paling mulia diantara makhluk yang lain bahkan malaikat  sekalipun. (17:70).
Izzah sebagai manusia : Malaikat disuruh hormat pada manusia karena kehebatan Ilmu yang ada padanya. ( QS. 2:31 )
Izzah sebagai manusia : Dilihat dari bentuk penciptaannya manusia diciptakan Allah dalam bentuk yang paling sempurna dan baik. (95:4)
Izzah sebagai manusia: Allah menundukkan apa yang ada di langit dan di bumi untuk kepentingan manusia dan menyempurnakan nikmatnya lahir dan bathin (31:20).
Izzah sebagai manusia : Kemudian manusia-manusia diangkat menjadi khalifah (wakil Allah) di muka bumi (Al-Baqarah : 30).
Seorang muslim lebih mulia karena nilai yang datang langsung dari Allah, ikatan (urwah) / hubungan (habl) / aqidah yang erat dengan Rabbnya. Izzah sebagai pribadi muslim : Semua aktifitasnya berhubungan erat dengan Allah Rabbul ‘Alamiin. Sedangkan orang kafir terputus hubungannya dengan Allah, semua aktifitas hidupnya terlepas dari nilai Allah. Tidak ada izzah bagi orang-orang kafir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar