Anda bingung memilih pasangan.
Apakah harus memilih yang cantik ataukah yang bagus agamnya, ataukah memilih
saja yang baik agamanya, kecantikan jadi prioritas belakangan?
Ikhwah …
Islam tentu saja telah memberikan
petunjuk dalam hal ini. Prioritas utama memang adalah agamanya. Perlu dilihat,
apakah wanita tersebut rajin menunaikan shalat, begitu perhatian dalam menutup
aurat dan berakhlak yang mulia.
Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
تُنْكَحُ المَرْأةُ لأَرْبَعِ لِمَالِهَا
وَلِحَسَبِهَا وجَمَالِهَا ولِدِيْنِهَا فَاظْفَرْ بِذاتِ الدين تَرِبَتْ يَدَاك
“Wanita dinikahi karena empat
perkara: karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, dan karena
agamanya. Hendaklah engkau mendapatkan wanita yang baik agamanya, niscaya
engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1466).
Guru kami, Syaikh Shalih Al Fauzan
bin ‘Abdillah Al Fauzan menjelaskan bahwa hendaknya seseorang memilih wanita
yang bagus agamanya. Itulah pokoknya. Karena bagusnya akhlak dan agama itulah
yang akan mengumpulkan kebaikan lainnya. Jika agama yang dijadikan pilihan, ia
tidak akan mendapatkan mudarat, beda halnya bila menaruh pilihan pada paras,
harta dan strata sosial. (Lihat Tashilul Ilmam bi Fiqhil Ahadits min
Bulughil Marom, 4: 314)
Namun tidaklah masalah memilih
wanita dilihat dari kecantikannya. Sebagaimana diutarakan oleh Ibnu Qudamah
berikut ini,
“Memilih wanita yang berparas cantik
itu lebih menenangkan hati, mata jadi tidak melirik ke wanita lain, juga
semakin menyempurnakan kasih sayang. Oleh karenanya, dalam Islam disyari’atkan
memandangi wanita yang ingin dinikahi.” (Al Mughni, 9: 511).
Bahkan kecantikan lebih dulu
ditanyakan sebelum menimbang-nimbang dari agama si wanita.
Imam Ahmad berkata, “Jika seseorang
ingin melamar seorang wanita, hendaknya yang pertama kali ia tanyakan adalah
kecantikannya. Jika wanita itu menurutnya cantik, lalu ia tanyakan tentang
agamanya. Jika kecantikannya kurang, maka ia tentu menolak wanita tersebut
bukan karena agamanya namun karena kecantikannya.” (Syarh Muntaha Al Irodaat,
2: 623).
Jadi, memilih wanita cantik bukanlah
suatu aib. Bahkan itu yang dijadikan prioritas dahulu. Karena dari
kecantikanlah yang membuat seseorang lebih mantap memilih pasangan. Namun tentu
prioritas utamanya tetaplah yang baik agama dan akhlaknya.
Bagi pemuda yang siap-siap meminang
gadis idaman, semoga Allah mudahkan mendapat yang terbaik.
—
Tidak ada komentar:
Posting Komentar